Cara Menghitung Ukuran Lantai Kayu Jakarta Sesuai Kebutuhan

Cara Menghitung Ukuran Lantai Kayu Jakarta untuk Interior Rumah

Menghitung ukuran lantai kayu adalah hal pertama yang harus dilakukan sebelum membeli. Ukuran akan menentukan berapa kebutuhan lantai parket Anda. Maka dari itu, penting untuk menghitungnya sebelum membeli. Untuk pembelian, saat ini sudah mudah dilakukan melalui penjual lantai kayu Jakarta.
Menghitung lantai parket juga tidak hanya sekedar untuk mendapatkan jumlah yang dibutuhkan. Melalui perhitungan ini, kita juga bisa menilai berapa pengeluaran yang harus disiapkan.
Cara Menghitung Ukuran Lantai Parket
Penghitungan lantai parket tidak serumi
t yang dibayangkan. Namun, penghitungan lantai akan berbeda-beda pada setiap ruangan rumah. Pada umumnya, cara menghitung ukuran lantai parket sama dengan cara menghitung lantai keramik, dan sebagainya.
Perlu Anda ketahui, bentuk parket persegi panjang lebih mudah dihitung. Tapi, perhitungan akan lebih sulit jika Anda memilih bentuk miring atau asimetris. Adapun langkah-langkah penghitungannya adalah sebagai berikut:

1. Mengukur Luas Ruangan

Ukurlah luas ruangan yang akan dipasang lantai parket. Ukur secara mendetail hingga mendapatkan ukuran yang tepat. Misalnya, ukuran yang Anda dapatkan dari ruangan tersebut adalah 3 m x 4 m, dengan luas 12 m2.

2. Hitung Kebutuhan Parket dengan Ruangan

Satu box lantai parket, bisa untuk menutup 3,24 m2. Maka, Anda tinggal menghitung saja. Jika luas ruangannya 3 x 4, atau 12 m2, maka berapa box yang diperlukan jika satu box-nya mampu menutup 3,24 m2? Hasilnya adalah 4 box parket untuk menutup seluruh lantai ruangan yang telah dihitung.
Pembulatan 4 box ini untuk berjaga-jaga jika terjadi kekurangan material. Karena, bisa saja parket yang Anda beli beberapa di antaranya ada yang terpotong, atau masalah lainnya. Dengan begitu, Anda tidak perlu mondar-mandir membelinya.

3. Cara Menghitung Biaya

Selanjutnya, hitunglah berapa biaya yang diperlukan untuk menutupi ruangan dengan lantai parket. Harga parket sendiri terbilang sangat beragam. Harganya tergantung dari kualitas parket itu sendiri. Jika harga parket IDR 100.000, maka Anda hanya perlu mengeluarkan biaya IDR 400.000 saja.
Selain parket, hitung juga biaya pemasangannya. Biaya pemasangan sendiri biasanya dihitung per meter. Jika biaya pemasangan parket IDR 30.000 per meter, maka kalikan dengan 12 meter. Hasilnya adalah IDR 360.000 untuk pemasangan parket per 12 m2. Jadi, total semua biaya adalah IDR 760.000.

4. Biaya Pemasangan Plint (Opsional)

Biaya di atas belum termasuk pemasangan plint. Plint adalah elemen dekorasi yang biasa dipasang di sudut pertemuan antara ujung dinding dan ujung lantai. Fungsinya untuk mempercantik ruangan yang telah dipasang parket.
Pemasangan plint termasuk opsional. Anda bebas mau menggunakannya ataupun tidak. Untuk yang ingin menggunakannya, pasanglah pada sekeliling ruangan. Jika ingin menggunakan plint, Anda harus siap mengeluarkan biaya tambahan untuk pembelian plint dan biaya pemasangan.
Cara Mengukur Ruangan yang Akan Dipasang Parket
Agar mendapatkan ukuran yang tepat, pastikan Anda mengetahui cara penghitungannya. Berikut akan kami paparkan gambaran cara menghitung ruangan yang akan dipasang parket:
1. Ukurlah ruang atau lokasi yang akan dipasang parket dengan cara V (volume/luas) = P (panjang) x L (Lebar)
2. Ukurlah keliling ruangan yang akan dipasang parket dengan cara K (keliling) = 2 x (P+L)
Untuk pengukuran, Anda bisa melakukannya sendiri atau memercayakannya pada ahlinya.
Demikian ulasan cara menghitung ukuran lantai kayu sesuai kebutuhan ruangan. Penghitungan ini wajib dilakukan agar bisa mendapatkan kepastian jumlah parket yang dibutuhkan. Untuk pemasangan dan pembelian,
percayakanlah hanya kepada penjual lantai kayu Jakarta, www.rajawaliparket.com Di sini Anda bisa mendapatkan parket berkualitas dengan harga murah. 

No comments for "Cara Menghitung Ukuran Lantai Kayu Jakarta Sesuai Kebutuhan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel